Kamis, 05 Mei 2011

Teruslah Bermimpi

Apa yang kau takutkan dengan semua ini...
Bukankah kesedihan sering kita alami

Keadaan ini, buat kita terbiasa

Dengarkan ku bicara... Teruslah bermimpi

Walau kenyataannya jauh berbeda... Teruslah bermimpi, jangan berhenti


Percayalah... Lelah ini hanya sebentar saja

Jangan menyerah...

Walaupun tak mudah meraihnya,


Menghentikan pikiran dengan mata terpejam

Menunggu malam bisa hapus kenyataan

Biar saja mimpi jauh membawa kita



Tetap tersenyumlah, biar semakin mudah

Karena kesedihan pun,

Ternyata hanya sementara


Minggu, 01 Mei 2011

Masih Tentangnya :(

Sakitttttt.......
Sakittttttttttt sekali cesss!
Knapa coba, kau hrs datang kembali??????


disaat perlahan-lahan ku mulai bisa melepas bayangmu,


Kutau sejak dulu, itu mmg sifatmu, bahkan sebelum rasa ini tumbuh di hatiku, sifatmu yg slalu datang dan pergi seenak hatimu, kapanpun kau mau.


Kau tak pernah peduli, betapa sakitnya hati yg kau tinggalkan.


Kau datang kembali seolah-olah semua baik-baik saja, kaupun tak pernah bertanya apa kesalahanmu dan apakah ku sudah memaafkanmu.


Sayangnya tidak....
Kau tak pernah melakukan itu, kau hanya datang dengan penuh percaya diri lalu menanyakan kabarku....


Ckckkk... Satu hal yang tak penting untuk kau pertanyakan lagi...
 Sakitttt :'(  itu yang kurasakan dengan kelakuan burukmu!!!


Kuharap dengan memaafkanmu, semua akan lebih terasa mudah....


Hmmm... Hope So :(

Sabtu, 19 Maret 2011

????

Apakah rasa sakit berpisah itu, yang kini bermetamorfosis menjadi rasa rindu, yang sesekali meledak di kedalaman hatiku ini, juga dia rasakan????


Atau, ini hanya perasaanku yang begitu berlebihan mencintainya????


Oh Tuhan... jangan2 di luar sana, saat aku merasa rindu sekali padanya seperti ini,
saat album sejarahnya terkuak satu per satu di ufuk jiwaku,
dia tengah bercengkrama dengan orang lain, penuh mesra, tawa, dan bahagia???


Jangan2, semua album ini telah terkubur rapi di hatinya, tak sekalipun terkuak
dan membuhulkan rindu mendera?


AH, BETAPA BODOHx!!!

Sabtu, 22 Januari 2011

Terlintas 2 Kata

Awan datang bawa hujan di sini setiap hari
Hanya satu, hanya cinta kucurahkan kuberi
Hapus jejak dengan jejakmu sendiri, tak mengerti
Mungkin bosan, mungkin lengahku sendiri hingga kau pergi

Jangan ungkit kesalahan yang kaubuat sendiri

Hanya perih hanya beban yang 'kan ada s'lamanya
T'lah kau tebang tempat kita biasa berteduh, hapus peluh
Semua kini, terbilas balik dan berakhir

Dengarlah, dengarlah

Aku bicara dua kata s'lamat tinggal

Rabu, 01 Desember 2010

Apa yang Kau Lakukan Hari Ini???

Lepaskan diri dari semua yang nyata.
Lupakan pikiran , lupakan perasaan.
Hidup 'tuk hari ini, lupakan yang tlah lalu.
Dalam kebenaran diri dan bukan dusta dunia.
Ciptakan kehidupan, spontan dan berani.
Hindari jalan lama, temukan jalanmu sendiri.
Karna bila kau hidup hanya untuk dirimu,
Kau si majikan, ciptakan singgasanamu sendiri.
Dunia sekeliling menyuruhmu bertindak dan berucap,
Tapi esok amat mengkhawatirkan; pikirkan hari ini saja.
Banyak kesalahan mungkin terjadi di masa lalu,
Tapi yg menoleh ke belakang akan selesai terakhir.
Belajar dari kesalahan dan bergerak dua kali lebih cepat.
Bantu si lemah, beri senyum untuk lawan.
Dan ketika hidupmu berlalu, perjalananmu usai.
kau tahu kau sudah berlomba, dan kau tahu kaulah si juara.
Karena kemarin tak berasa dan esok masih jauh,
Yang kelak berarti adalah yang kau lakukan hari ini.

Kiat-kiat untuk Menjadi dan Mencintai Diri Sendiri

1. Nikmati keunikanmu
2. Tahu mana yang kau sukai dan mana yang tidak
3. Menyukai apa yang kau lihat di cermin
4. Sesekali, berdandanlah persis seperti yang kau suka, tidak berdandan seperti teman-temanmu
5. Pikirkan segala hal yang membuatmu bahagia
6. Berpikirlah dengan hatimu
7. Lakukan sendiri sesuatu yang kreatif
8. Tentukan satu hari dalam seminggu sbagai "harimu" untuk melakukan apa saja yang kau mau.
9. Lakukan suatu kegiatan olahraga tanpa harusberkompetisi
10. Baca buku yang bagus
11. Lakukan kebajikan untuk orang lain
12. Lakukan kebajikan dan jangan biarkan orang tahu kau yang melakukannya
13. Ketika seseorang memujimu, terimalah, dan katakan "Trims!"
14.Tanamlah sesuatu dan awasi pertumbuhannya
15. Habiskan waktumu seorang diri tanpa melakukan apa-apa
16. Jadikan kamarmu ruang pribadi. Hiasilah, pajang foto teman-temanmu atau apa saja yang membuatmu bahagia di segala sudut
17. Maafkan dirimu untuk semua kesalahan yang pernah kau lakukan dan mulai lagi dari awal yang baik
18. Impikan segenap impian besar bagi dirimu dan percaya bahwa segala angan-anganmu bisa menjelma kenyataan
19. Katakan sesuatu yang manis untuk dirimu sendiri setiap hari
20. Mulailah setiap hari dengan rasa syukur.

Kamis, 25 November 2010

Sayap-sayap Patah

Wahai langit...

Tanyakan pada-Nya Mengapa DIA menciptakan sekeping hati ini begitu rapuh dan mudah terluka,
Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta yang begitu kuat dan kokoh,
Saat berselimut cinta dan asa.
Mengapa DIA menciptakan rasa sayang dan rindu di dalam hati ini 
Mengisi kekosongan di dalamnya
Menyisakan kegelisahan akan sosok sang kekasih
Menimbulkan segudang tanya
Menghimpun berjuta asa
Memberikan semangat juga meninggalkan kepedihan yang tak terperih

Mengapa DIA menciptakan kegelisahan dalam jiwa
Menghimpit bayangan... Menyesakkan dada
Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa
Wahai ilalang... Pernahkan kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini?
Mengapa kau hanya diam... Katakan padaku
Sebuah kata yang bisa meredam gejolak jiwa ini
Sesuatu yang dibutuhkan raga ini, sebagai pengobat rasa sakit yang tak terkendali

Desiran angin yang gemerisik, seolah ada sesuatu yang ingin ia sampaikan padaku
Aku tak tahu apa maksudnya... Hanya menduga
Bisikannya mengatakan ada seseorang di sebrang samudera sana yg slalu menunggumu dengan setia...
Ia sangat Menghargai apa arti cinta
Saat hatiku terjatuh dan terluka...
Merobek malam menoreh seribu duka

Kukepakkan sayap-sayap patahku, mengikuti hembusan angin yang berlalu
Menancapkan rindu di sudut hatinya  yang kubuat beku
Dia retak, hancur bagai serpihan cermin Berserakan, sebelum hilang diterpa angin... Sambil terduduk lemah
Ku coba kembali mengais sisa hati yg bercampur baur dengan debu...

Ingin ku rengkuh dirinya kembali kedalam peluku Ku
Ingin ku gapai kepingan hatinya  di sudut hatiku...
Namun aku tak berdaya,
Hanya bayangan yang ku dapat

Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya.
Tak sanggup kukepakkan kembali sayap ini
Karna Ia telah patah... Tertusuk duri yang tajam
Hanya bisa meratap, Meringis, Mencoba menggapai sebuah pegangan
Walaupun ia terus mencoba memelukku dan membawaku terbang tinggi
Namun aku akan tetap terjatuh,
Karna saat sayapku dipatahkan... Saat itulah aku tidak dapat lagi memegang erat pada setiap sosok yg memelukku
Aku hanya bisa merintih menangis kesakitan,
Karna disetiap rusuk sayapku terdapat garis-garis luka yg tak mungkin dapat disembuhkan
Dengan putaran waktu yang singkat...

Hanya satu yg mampu dilakukan sisayap patah ini disisa nafas yg tersisa
Yaitu melepaskan pelukan itu...
Walaupun sebenarnya ia ingin terbang tinggi meraih satu kebahagiaan seperti layaknya burung2 yg lain...
Namun…
Satu pintaku sebelum aku pergi,  izinkanlah aku katakan sebuah kejujuran…
Aku mencintaimu terlalu menyayangimu, begitulah suara detak jantungku
Begitulah suara desah nafasku, yg slalu mengalir dalam jiwaku…
Walaupun aku tak pernah tau bagaimana mencintaimu…
Tanpa harus slalu dihantui masa lalu dan semua mimpi burukku…